semua ini akan segera berlalu
entah apa yang sedang ku rasa
entah apa yang sedang ku pikir
entah apa yang sedang ku pikir
bahkan aku tak tau harus menekean huruf apa
pada keyboard yang saat ini tertempel jemari ku diatasnya
aku serasa begitu tak berdaya
aku serasa begitu payah
dan aku serasa begitu buruk
disaat orang tua mengharap uluran tanganku
aku tak memiliki apapun untuk membantu
disaat adik sepupu ku mengharapkan uluran tanganku disaat dia hanya merasa seorang diri di kehidupannya
aku tak bisa membantu apapun karena keadaanku
disaat aku sendiri merasa tercekik oleh bebanku
suamiku juga memaksaku mengulurkan tanganku padanya
disaat anakku haus asi ku,
tubuhku hanya mampu mengeluarkan sedikit dan tak mampu memenuhi keinginannya
aku tak tau sedang terjadi apa padaku
aku merasa seorang diri dengan barbagai cekikan
aku merasa hanya sebagai sapi perah tanpa bsia memuaskan tuanku
apa aku hanya dianggap mesin pencari uang berjalan
atau aku dianggap sebagai manusia.
aku bahkan merasa tak mengenali diriku sendiri
aku tak mampu mengendalikan pikiranku
disaat seperti ini aku hnya merindukan ku yang dulu
belum memiliki anaku, belum mengenal suamiku
bellum terbebani hidup
tidak terlalu memikirkan keadaan orang lain
tidak begitu peduli yang terjadi pada orang lain bahkan ibuku
yang ku tahu, mereka semua baiik-baik saja begitupun denganku
dulu saat keadaansuram seperti ini singgah padaku
yang ku rindukan adalah bapak
namun ketika aku sudah dengan jelas mata tertolak olehnya yang ku rindu
aku menghilangkannya dari segala yang ada dihidupku
saat ini maupun nanti
aku lelah
aku tak berdaya tak adakah seseorang yang bisa menopangku untuk bersandar
sebegitu benci aku dengan keadaanku
hanya mengingat Allah dan berkeyakinan semua ini akan segera berlalu
Comments
Post a Comment